Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 September 2010

Tragedi Bintan

Insiden di Bintan mengenai batas negara, membuat hubungan dua negara menjadi menegang. kelihatannya sering kali terjadi dan rasanya seringkali dilupakan begitu saja. cerita penangkapan nelayan Malaysia berbalas dengan penahanan 3 petugas Indonesia.

Pihak Indonesia mengatakan permasalahan yang terjadi karena nelayan Malaysia memasuki perairan Indonesia, sehingga ditangkap. versi Malaysia, petugas Indonesia memeras nelayan mereka sehingga petugas kita ditangkap petugas Diraja Malaysia.

Pertanyaanya, kenapa petugas Indonesia mau memeras (katakanlah itu sudah menjadi sesuatu hal lumrah..memeras kok lumrah??) nelayan Malaysia? tidak mungkin petugas mau melakukan hal tersebut tanpa ada pelanggaran. lalu kenapa mau diperas kalau tidak melanggar? analogikan saja dengan kondisi di jalan raya. kalau kita tidak salah maka bila polisi mau menilang kita, tentunya kita akan melawan, kan. berbeda kalau memang kita melanggar, tentunya kita berupaya untuk tidak di tilang, dengan berbagai macam cara, ya, salah satunya, menyuap (padahal dilaranng, tapi ini efektif daripada ke pengadilan.. buang waktu dan tetap keluar uang).

Nah, kalau nelayan2 Malaysia tidak mencuri atau melanggar batas, kenapa mau diperas? ataukah mereka biasa memberikan "sesuatu" kepada petugas sehingga mereka dapat mengambil yang bukan hak mereka? terdengar konyol kalau ada yang mau diperas bila tidak bersalah. lagipula bukan satu atau dua, tetapi banyak kata mereka.. aneh..

Ya, memang biasanya maling teriak maling...

Selasa, 17 Agustus 2010

Kemerdekaan

Merdeka atau mati, itulah semboyan 65 tahun yang lalu. Semboyan di saat para pejuang berupaya memperoleh kemerdekaan Republik Tercinta ini. Enam puluh lima tahun telah berlalu, perjuangan sudah berubah, bukan lagi antara kemerdekaan atau kematian.

perjuangan dari bambu runcing sudah menjadi perjuangan dalam bentuk buah-buah pemikiran yang dituangkan pada lembaran-lembaran kertas hasil buah pikir anak bangsa.
buah pikir yang nantinya akan membawa Bangsa Indonesia kepada kejayaan. Kejayaan karena kemampuan masyarakatnya yang hidup di alam kemerdekaan.

Merdeka bukan berarti berhenti. Merdeka berarti melakukan sesuatu yang lebih untuk kesejahteraan masyarakat. sesuatu yang lebih berharga daripada sekedar melakukan tindakan-tindakan yang bersifat anarkis dengan alasan apapun juga.

Hari ini, 17 Agustus 2010, Bangsa Indonesia merayakan ulang tahunnya yang telah melewati setengah abad, enam puluh lima tahun tepatnya. selama enam puluh lima tahun ini, banyak hal yang sudah dihasilkan bangsa ini. Hasil, karya dan berbagai hal yang mengukir sejarah umat manusia telah berhasil ditorehkan ke dalam buku sejarah.

hanya sayang, hal-hal positif tersebut, ditenggelamkan dengan pandangan-pandangan negatif dan buruk sangka tentang bangsa tercinta. masih banyak diantara kita yang merasa bahwa bangsa-bangsa tertentu lebih baik daripada bangsa Indonesia. suatu pemikiran yang tidak salah tetapi juga tidak terlalu tepat. bagaimana bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat dan besar apabila rakyatnya tidak memiliki rasa cinta tanah air??

cinta tanah air bukanlah sekedar slogan atau buah bibir semata. cinta tanah air adalah bagaimana kita sebagai warga negara melakukan yang terbaik yang dapat kita lakukan untuk kebahagiaan orang lain yang ada di negeri ini tanpa membeda-bedakan. tidak membeda-bedakan berasal dari agama apa, suku apa, ras apa dan yang lainnya. bagaimana kita membuat orang lain bahagia adalah bagian dari hal-hal sederhana yang dapat kita lakukan.

lalu bagaimana caranya kita membuat orang lain bahagia apabila diri kita sendiri tidak bahagia? Tahu diri. belajarlah untuk memahami diri kita sendiri. Apa kelebihan maupun kekurangan diri kita, keluarga kita, lingkungan kita. dengan menyadari diri kita sendiri, perlahan namun pasti, kita dapat membuat orang lain bahagia. karena tanpa disadari, kita pun menyadari apa yang membuat kita bahagia dengan kelebihan dan kekurangan kita. Akhirnya, kita pun dapat membuat orang lain berbahagia.

Selamat ulang tahun Republik Indonesia..