beberapa hari yang lalu, saya cukup terhenyak membaca berita di salah satu surat kabar yang menyatakan bahwa W dari Indonesia Idol melakukan tindakan yang kurang baik sehingga membawanya kepada kemungkinan hukuman 9 tahun penjara. pada dasarnya saya pribadi tidak terlalu memperdulikan permasalahan artis-artis di Indonesia. karena yang namanya Artis, tentu butuh sensasi untuk meningkatkan citra dirinya. berhubung yang bersangkutan kuliah di suatu perguruan tinggi swasta yang saya tahu, maka saya tergelitik untuk membaca beritannya.
setelah saya selesai membaca, saya jadi berpikir ada berbagai kemungkinan dari kasus tersebut:
1. memang kenakalan remaja karena permasalah moral
2. ada unsur pemaksaan (pencabulan)
3. ada unsur jebakan (W dijebak oleh AG)
4. ada unsur meningkatkan popularitas W yang sudah tidak terdengar lagi sebagai lulusan salah satu acara favorit (katanya).
1. saya tidak mau memihak siapa pun di dalam kasus ini. berhubung kenal juga tidak sama yang sedang tertimpa perkara. hanya, saya mellihat suatu hal yang cukup aneh. memang benar, ada permasalahan moral dalam kasus ini. moral yang seperti apa? katanya seks bebas menjadi sesuatu yang biasa di kalangan remaja dan itu merupakan sesuatu yang buruk. yang menjadi pertanyaan saya, seks bebas yang seperti apa? berganti-ganti pasangan lalu melakukan hubungan seks tanpa ikatan? kalau yang seperti itu,yang melakukan tidak hanya remaja. orang dewasa pun banyak yang melakukan seperti itu. atau pergi ke pelacuran? banyak juga yang melakukan hal tersebut, baik laki-laki ataupun perempuan. bahkan pelacuran merupakan salah satu profesi tertua di dunia. jadi kalau memang karena suka sama suka dan akhirnya melakukan seks bebas, itu memang kenakalan remaja. jadi baik W maupun AG sama-sama nakal dan kurang bermoral. karena banyak yang mengatakan bahwa moral sebagian besar remaja di Indonesia sudah berkurang. tapi itu salah siapa? bukan salah siapa-siapa. salah kita semua sebagai bagian dari masyarakat. jadi jangan saling menyalahkan. mari kita bersama membangun bangsa ini.
2. Kalau tindakan Pencabulan terhadap AG. kalau memang pencabulan terhadap AG. bagaimana caranya pencabulan tersebut dapat terjadi di dalam kamar yang dimasuki oleh W dan AG bersama secara sadar? apakah mungkin dalam keadaan sadar seseorang tidak memiliki kemampuan untuk menolak masuk ke kamar hotel, berdua dengan seorang laki-laki yang baru dikenalnya? jadi, bagaimana mungkin seorang yang sudah berusia 19 tahun diajak masuk ke kamar tidak dapat menolak? tentunya AG dalam hal ini memiliki kemampuan untuk menolak atau menerima masuk ke kamar (kecuali dihipnotis, tapi sepertinya tidak karena W tidak memiliki kompetensi tersebut). lalu, kenapa dapat masuk ke kamar? tentunya ada itikad tertentu dari dalam diri AG sehingga mau masuk ke kamar. jadi masuk ke kamar atas kemauan sendiri. terlebih lagi, menurut berita, sebelum masuk kamar, mereka habis berciuman di dalam mobil, sehingga kemungkinan gairah seksual pun sudah meningkat. dalam pendekatan psikoanalisa, bahwa ada yang namanya alam bawah sadar (ketidaksadaran). mungkin alam bawah sadar yang dipenuhi oleh libido (hawa nafsu) yang menggerakan AG untuk masuk ke dalam kamar bersama W. karena bila tidak ada dorongan, tidak mungkin mau masuk. tidak mungkin ada gerakan tanpa ada motif. hanya, pada saat di dalam kamar, mungkin AG terhenyak dan tersadar bahwa apa yang ia lakukan bersama W bukan sesuatu yang baik. sehingga ia panik dan berteriak. atau kemungkinan kedua, AG sudah merencanakan menjebak W.
3. jebakan yang dibuat AG. mungkin saja hal ini sudah direncanakan secara seksama. bahwa W digiring masuk ke dalam kamar oleh AG setelah mereka berciuman di dalam mobil. untuk hal ini, laki-laki jauh lebih bodoh daripada perempuan. laki-laki akan lebih mudah terangsang dan mau melakukan apapun untuk memenuhi hasrat birahi yang sudah kian memuncak. sedangkan perempuan, apabila tidak ada unsur emosi tidak akan mudah untuk terangsang. sehingga, masih besar kemungkinan bahwa AG menyadari dan sudah merencanakan hal tersebut.
4. mencari sensasi. bila dilihat dari perkembangan karir W yang dapat dikatakan tidak baik, maka ada kemungkinan ini merupakan cara untuk mencari sensasi. hanya caranya yang kurang elegan. agar menjadi berita, tentunya dibutuhkan media yang dapat dan mau memberitakan. kalau membuat show mungkin mahal, membuat album masih bingung, lalu apa? mungkin ini salah satu yang terpikirkan. karena apa? ada unsur modeling dari kasus-kasus artis senior yang meningkatkan popularitas dengan mencari sensasi. sensasi yang paling mudah untuk ditangkap oleh media adalah bila yang bersangkutan berhubungan dengan seks dan ditangkap polisi. kenapa bukan drugs? bahaya bila berkaitan dengan drugs, akan panjang urusannya. kalau seks? itu hak pribadi masing2 warga negara. jadi skenario yang dipilih adalah berkaitan dengan seks.
sekali lagi, saya tidak kenal keduanya, dan saya pun apabila anak saya yang diperlakukuan seperti AG, pasti tidak akan menerima perbuatan W. akan tetapi, mari kita pikirkan dengan kepala jernih. yang punya masalah dan bermasalah bukan hanya W maupun AG saja, kita semua pun pernah berbuat salah dan bermasalah.
salam
Rabu, 13 Oktober 2010
Jumat, 01 Oktober 2010
lumpur lapindo
beberapa ilmuwan dari Rusia mengungkapkan fakta serta data yang menyatakan bahwa lumpur di Lapindo, Sidoarjo adalah karena alam. salah satu yang memicu adalah gempa bumi di Yogyakarta 2 hari sebelum lumpur tersebut keluar ke permukaan.
saya bukan ahlinya, jadi saya percaya saja bahwa hal tersebut adalah suatu kebenaran yang sah secara ilmu pengetahuan. bila seperti itu, artinya, yang bertanggung jawab adalah alam. kalau yang bertanggung jawab adalah alam, bagaimana ya minta pertanggungjawaban dari alam? sedangkan sebagian rakyat yang rumah, lahan, pabrik sudah terendam masih dalam kondisi menderita.
perusahaan yang selama ini dianggap bertanggung jawab dapat lebih mudah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab tersebut karena sudah di dukung oleh laporan para ilmuwan dari Rusia tersebut.
baiklah, saya percaya dan tidak akan mengganggu hasil temuan tersebut. yang menjadi pemikiran saya adalah mengapa hal tersebut menimpa/dialami oleh perusahaan besar itu? menurut saya, karena perusahaan itu serakah. kalau tidak serakah, masa iya alam marah dan pas kena ke perusahaan tersebut? kenapa tidak perusahaan yang lain? bila memandang hal tersebut dari sudut pandang tertentu, maka bukanlah sesuatu yang tidak mungkin ada sebab yang ditanamkan oleh perusahaan sehingga menghasilkan lumpur lapindo. lumpur lapindo adalah jawaban dari alam terhadap keserakahan perusahaan tersebut.
saya bukan ahlinya, jadi saya percaya saja bahwa hal tersebut adalah suatu kebenaran yang sah secara ilmu pengetahuan. bila seperti itu, artinya, yang bertanggung jawab adalah alam. kalau yang bertanggung jawab adalah alam, bagaimana ya minta pertanggungjawaban dari alam? sedangkan sebagian rakyat yang rumah, lahan, pabrik sudah terendam masih dalam kondisi menderita.
perusahaan yang selama ini dianggap bertanggung jawab dapat lebih mudah untuk melepaskan diri dari tanggung jawab tersebut karena sudah di dukung oleh laporan para ilmuwan dari Rusia tersebut.
baiklah, saya percaya dan tidak akan mengganggu hasil temuan tersebut. yang menjadi pemikiran saya adalah mengapa hal tersebut menimpa/dialami oleh perusahaan besar itu? menurut saya, karena perusahaan itu serakah. kalau tidak serakah, masa iya alam marah dan pas kena ke perusahaan tersebut? kenapa tidak perusahaan yang lain? bila memandang hal tersebut dari sudut pandang tertentu, maka bukanlah sesuatu yang tidak mungkin ada sebab yang ditanamkan oleh perusahaan sehingga menghasilkan lumpur lapindo. lumpur lapindo adalah jawaban dari alam terhadap keserakahan perusahaan tersebut.
Tes Keperawanan
salah satu daerah di negara ini punya ide yang sangat luar biasa. dalam rangka menekan meningkatnya perilaku seks bebas di kalangan remaja, wacana tersebut digulirkan. terdengar sebagai suatu hal yang mengejutkan, tetapi sepertinya itu adalah hal yang lumrah. Anggota dewan yang terhormat ingin, berharap (mungkin dia sendiri ingin melakukan pengecekan sendiri) seluruh calon siswi SMP, SMU dan Universitas di tes keperawanannya.....
Ya, tes keperawanan. suatu tes yang melanggar etika. masalah keperawanan adalah masalah pribadi individu, bukan untuk konsumsi umum. masalah tersebut merupakan suatu hal yang sensitif dan tidaklah mudah untuk dibicarakan secara terbuka, apalagi hanya untuk masuk sekolah. lalu, apa kaitan antara keperawanan dengan bersekolah? kalau masalah seks bebas, tidak hanya anak sekolahan saja yang melakukan hal tersebut. semua lapisan masyarakat pun melakukannya. baik yang sudah bekerja, pengangguran, suami, istri, semua bisa saja melakukan seks bebas (asalkan mau). lalu, apa kepentingannya diadakan tes tersebut? mau mengukur IQ ?? pemikiran yang teramat sangat bodoh... tidak ada korelasi antara IQ dengan keperawanan. tapi yang pasti, kalau tidak perawan dan tidak boleh sekolah, KEBODOHAN akan terjadi. Atau mungkin ini yang diinginkan oleh para dewan terhormat? kalau masyrakat bodoh, masyarakat tidak dapat berpikir kritis, kalau tidak dapat berpikir kritis, segala perilaku mereka (dewan) yang menyimpang pun tidak ada yang mengkritisi...
lalu, kalau bukan karena IQ, karena EQ. wah ini lebih seru lagi. apa lagi kaitannya??
saat ini, menurut saya, bukanlah sesuatu yang penting untuk mengetahui apakah seorang siswi masih perawan atau tidak. tetapi yang terpenting adalah, apa karya yang disumbangkannya kepada masyarakat, bangsa dan negara. saya lebih memilih karya dari pada sekedar perawan atau tidak. karya jelas berguna dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. perawan? hanya untuk diri sendiri dan pasangan. jadi hanya untuk 2 orang saja. itupun cuma bisa sekali (kecuali operasi selaput dara setiap kali selesai melakukan hubungan seks). kalau karya?? sekali ada akan terus bergulir dan bermanfaat, bukan hanya untuk 1 atau 2 orang, tetapi jauh lebih banyak lagi.
jadi, lebih baik berkarya daripada sekedar masih perawan atau tidak.
Ya, tes keperawanan. suatu tes yang melanggar etika. masalah keperawanan adalah masalah pribadi individu, bukan untuk konsumsi umum. masalah tersebut merupakan suatu hal yang sensitif dan tidaklah mudah untuk dibicarakan secara terbuka, apalagi hanya untuk masuk sekolah. lalu, apa kaitan antara keperawanan dengan bersekolah? kalau masalah seks bebas, tidak hanya anak sekolahan saja yang melakukan hal tersebut. semua lapisan masyarakat pun melakukannya. baik yang sudah bekerja, pengangguran, suami, istri, semua bisa saja melakukan seks bebas (asalkan mau). lalu, apa kepentingannya diadakan tes tersebut? mau mengukur IQ ?? pemikiran yang teramat sangat bodoh... tidak ada korelasi antara IQ dengan keperawanan. tapi yang pasti, kalau tidak perawan dan tidak boleh sekolah, KEBODOHAN akan terjadi. Atau mungkin ini yang diinginkan oleh para dewan terhormat? kalau masyrakat bodoh, masyarakat tidak dapat berpikir kritis, kalau tidak dapat berpikir kritis, segala perilaku mereka (dewan) yang menyimpang pun tidak ada yang mengkritisi...
lalu, kalau bukan karena IQ, karena EQ. wah ini lebih seru lagi. apa lagi kaitannya??
saat ini, menurut saya, bukanlah sesuatu yang penting untuk mengetahui apakah seorang siswi masih perawan atau tidak. tetapi yang terpenting adalah, apa karya yang disumbangkannya kepada masyarakat, bangsa dan negara. saya lebih memilih karya dari pada sekedar perawan atau tidak. karya jelas berguna dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. perawan? hanya untuk diri sendiri dan pasangan. jadi hanya untuk 2 orang saja. itupun cuma bisa sekali (kecuali operasi selaput dara setiap kali selesai melakukan hubungan seks). kalau karya?? sekali ada akan terus bergulir dan bermanfaat, bukan hanya untuk 1 atau 2 orang, tetapi jauh lebih banyak lagi.
jadi, lebih baik berkarya daripada sekedar masih perawan atau tidak.
Senin, 13 September 2010
Kejujuran
Ini adalah salah satu kisah inspirasional tentang integritas (kejujuran)
Pernah ada seorang kaisar di Timur Jauh yang sudah tua dan tahu sudah datang waktunya untuk memilih penggantinya. Ia tidak memilih dari salah seorang asistennya atau salah satu dari anak-anaknya sendiri, tetapi ia memutuskan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda.
Ia memanggil semua pemuda di dalam kerajaan bersama-sama dalam satu hari. Dia berkata,Ini telah datang waktunya bagi saya untuk turun dan memilih kaisar berikutnya. Saya telah memutuskan untuk memilih salah satu dari kalian. Anak-anak terkejut! Tetapi, sang kaisar melanjutkan. Aku akan memberikan masing-masing dari kalian sebuah biji hari ini. Satu benih. Ini adalah benih yang sangat istimewa. Aku ingin kau pulang, menanam benih, disiram dan kembali ke sini satu tahun dari hari ini dengan apa yang Anda telah tumbuhkan dari satu biji ini. Aku akan menilai tanaman yang Anda berikan untuk saya, dan yang terbaik saya pilih dan akan menjadi kaisar kerajaan berikutnya!
Ada seorang anak laki-laki yang bernama Ling berada di sana pada hari itu dan ia, seperti yang lain, menerima benih. Ia pulang ke rumah dan kepada ibunya dengan penuh semangat menceritakan keseluruhan cerita. Dia membantunya mendapatkan panci dan tanah penyemaian, lalu ia menanam benih dan menyiramny dengan hati-hati. Setiap hari ia menyirami itu dan memeriksa untuk melihat apakah telah tumbuh.
Setelah sekitar tiga minggu, beberapa pemuda lainnya mulai berbicara tentang bibit dan tanaman yang sudah mulai tumbuh. Ling terus pulang dan memeriksa benihnya, tapi tidak pernah tumbuh. Tiga minggu, empat minggu, lima minggu berlalu. Masih belum apa-apa.
Setiap saat orang lain selalu membicarakan tanaman mereka, namun Ling tidak punya tanaman, dan ia merasa gagal. Enam bulan berlalu, masiyang ada hanya pot. Dia hanya tahu bahwa ia telah membunuh benih. Orang lain pohon-pohon dan tanamannya tinggi, tapi dia punya apa-apa. Ling tidak berkata apa-apa kepada teman-temannya, namun. Dia hanya terus menunggu benih untuk tumbuh.
Setahun akhirnya berlalu dan semua pemuda dari kerajaan membawa tanaman mereka kepada kaisar untuk diperiksa. Ling mengatakan pada ibunya bahwa ia tidak akan membawa pot kosong. Tapi dia mendorongnya untuk pergi, dan untuk membawa pot itu, dan harus jujur tentang apa yang terjadi. Ling merasa malu, tapi ia tahu ibunya benar. Ia membawa potnya yang kosong ke istana.
Ketika Ling tiba, ia kagum melihat berbagai jenis tanaman tumbuh milik seluruh pemuda lain. Semua tanaman indah, dalam segala bentuk dan ukuran. Ling menaruh potnya yang kosong di lantai dan banyak pemuda lain menertawakannya. Beberapa pemuda menyindir kepadanya dan berkata, Hei coba lihat ,bagus.
Ketika kaisar tiba, ia mengamati ruangan dan menyapa orang-orang muda. Ling hanya mencoba untuk bersembunyi di belakang. Wah, tanamannya sudah besar, pohon-pohon dan bunga Anda telah tumbuh, kata sang kaisar. Hari ini, salah satu dari kalian akan ditunjuk kaisar berikutnya!
Tiba-tiba, sang kaisar melihat Ling di belakang ruangan dengan potnya yang kosong. Ia memerintahkan para penjaga untuk membawanya ke depan. Ling ketakutan.Kaisar tahu aku gagal! Mungkin dia akan membunuhku.
Ketika Ling sampai di depan, Kaisar menanyakan namanya. Nama saya Ling, jawabnya. Semua anak-anak tertawa dan mengolok-oloknya. Kaisar meminta semua orang tenang. Ia menatap Ling, dan kemudian mengumumkan kepada orang banyak, Lihatlah kaisar baru Anda! Namanya adalah Ling!. Ling tak mempercayainya. Ling tidak bisa menumbuhkan benihnya. Bagaimana ia bisa menjadi kaisar baru?
Kemudian kaisar berkata, Satu tahun yang lalu dari hari ini, aku memberi semua orang di sini sebuah benih. Aku bilang Anda untuk mengambil benih, tanaman itu, menyirami, dan membawanya kembali kepadaku hari ini. Tapi aku memberi kalian semua benih yang telah direbus dan tidak akan tumbuh. Kalian semua, kecuali Ling, telah membawa saya tanaman dan pohon-pohon dan bunga. Bila Anda menemukan bahwa benih tidak akan tumbuh, Anda menggantinya dengan benih lain yang kuberikan padamu. Ling adalah satu-satunya dengan keberanian dan kejujuran untuk membawakan pot dengan benih yang saya berikan. Oleh karena itu, ia adalah orang yang akan menjadi kaisar baru!
Semoga dapat menjadi Inspirasi bagi kita semua
Sumber: kisah-kisah Inspiratif
Pernah ada seorang kaisar di Timur Jauh yang sudah tua dan tahu sudah datang waktunya untuk memilih penggantinya. Ia tidak memilih dari salah seorang asistennya atau salah satu dari anak-anaknya sendiri, tetapi ia memutuskan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda.
Ia memanggil semua pemuda di dalam kerajaan bersama-sama dalam satu hari. Dia berkata,Ini telah datang waktunya bagi saya untuk turun dan memilih kaisar berikutnya. Saya telah memutuskan untuk memilih salah satu dari kalian. Anak-anak terkejut! Tetapi, sang kaisar melanjutkan. Aku akan memberikan masing-masing dari kalian sebuah biji hari ini. Satu benih. Ini adalah benih yang sangat istimewa. Aku ingin kau pulang, menanam benih, disiram dan kembali ke sini satu tahun dari hari ini dengan apa yang Anda telah tumbuhkan dari satu biji ini. Aku akan menilai tanaman yang Anda berikan untuk saya, dan yang terbaik saya pilih dan akan menjadi kaisar kerajaan berikutnya!
Ada seorang anak laki-laki yang bernama Ling berada di sana pada hari itu dan ia, seperti yang lain, menerima benih. Ia pulang ke rumah dan kepada ibunya dengan penuh semangat menceritakan keseluruhan cerita. Dia membantunya mendapatkan panci dan tanah penyemaian, lalu ia menanam benih dan menyiramny dengan hati-hati. Setiap hari ia menyirami itu dan memeriksa untuk melihat apakah telah tumbuh.
Setelah sekitar tiga minggu, beberapa pemuda lainnya mulai berbicara tentang bibit dan tanaman yang sudah mulai tumbuh. Ling terus pulang dan memeriksa benihnya, tapi tidak pernah tumbuh. Tiga minggu, empat minggu, lima minggu berlalu. Masih belum apa-apa.
Setiap saat orang lain selalu membicarakan tanaman mereka, namun Ling tidak punya tanaman, dan ia merasa gagal. Enam bulan berlalu, masiyang ada hanya pot. Dia hanya tahu bahwa ia telah membunuh benih. Orang lain pohon-pohon dan tanamannya tinggi, tapi dia punya apa-apa. Ling tidak berkata apa-apa kepada teman-temannya, namun. Dia hanya terus menunggu benih untuk tumbuh.
Setahun akhirnya berlalu dan semua pemuda dari kerajaan membawa tanaman mereka kepada kaisar untuk diperiksa. Ling mengatakan pada ibunya bahwa ia tidak akan membawa pot kosong. Tapi dia mendorongnya untuk pergi, dan untuk membawa pot itu, dan harus jujur tentang apa yang terjadi. Ling merasa malu, tapi ia tahu ibunya benar. Ia membawa potnya yang kosong ke istana.
Ketika Ling tiba, ia kagum melihat berbagai jenis tanaman tumbuh milik seluruh pemuda lain. Semua tanaman indah, dalam segala bentuk dan ukuran. Ling menaruh potnya yang kosong di lantai dan banyak pemuda lain menertawakannya. Beberapa pemuda menyindir kepadanya dan berkata, Hei coba lihat ,bagus.
Ketika kaisar tiba, ia mengamati ruangan dan menyapa orang-orang muda. Ling hanya mencoba untuk bersembunyi di belakang. Wah, tanamannya sudah besar, pohon-pohon dan bunga Anda telah tumbuh, kata sang kaisar. Hari ini, salah satu dari kalian akan ditunjuk kaisar berikutnya!
Tiba-tiba, sang kaisar melihat Ling di belakang ruangan dengan potnya yang kosong. Ia memerintahkan para penjaga untuk membawanya ke depan. Ling ketakutan.Kaisar tahu aku gagal! Mungkin dia akan membunuhku.
Ketika Ling sampai di depan, Kaisar menanyakan namanya. Nama saya Ling, jawabnya. Semua anak-anak tertawa dan mengolok-oloknya. Kaisar meminta semua orang tenang. Ia menatap Ling, dan kemudian mengumumkan kepada orang banyak, Lihatlah kaisar baru Anda! Namanya adalah Ling!. Ling tak mempercayainya. Ling tidak bisa menumbuhkan benihnya. Bagaimana ia bisa menjadi kaisar baru?
Kemudian kaisar berkata, Satu tahun yang lalu dari hari ini, aku memberi semua orang di sini sebuah benih. Aku bilang Anda untuk mengambil benih, tanaman itu, menyirami, dan membawanya kembali kepadaku hari ini. Tapi aku memberi kalian semua benih yang telah direbus dan tidak akan tumbuh. Kalian semua, kecuali Ling, telah membawa saya tanaman dan pohon-pohon dan bunga. Bila Anda menemukan bahwa benih tidak akan tumbuh, Anda menggantinya dengan benih lain yang kuberikan padamu. Ling adalah satu-satunya dengan keberanian dan kejujuran untuk membawakan pot dengan benih yang saya berikan. Oleh karena itu, ia adalah orang yang akan menjadi kaisar baru!
Semoga dapat menjadi Inspirasi bagi kita semua
Sumber: kisah-kisah Inspiratif
Sabtu, 11 September 2010
Berkah Ramadhan dan Pendidikan
Kemarin seorang Tuna netra meninggal pada saat mau bertemu dengan bapak presiden di Istana. Kemarin juga, beberapa orang terluka karena mau mendapatkan "berkah Ramadhan" dari Gubernur DKI.
hanya demi Rp. 40.000 banyak warga yang rela mengantri. mungkin buat sebagian orang Rp. 40.000 itu kecil, tetapi, buat sebagian lagi uang dengan jumlah segitu terasa banyak. rencananya ada 6000 paket sembako dan "angpao" yang akan dibagikan. entah kenapa, salah siapa, tapi yang pasti ada yang terluka karena hal tersebut.
saya pribadi, bukan mempermasalahkan besar atau kecilnya rupiah yang akan diberikan. akan tetapi, bukankah lebih baik, daripada memberikan uang yang hanya habis dipakai untuk ke tukang pijat tersebut (kesaksian salah seorang yang mendapatkan dan dipakai untuk memijat karena terinjak-injak) lebih baik dipakai untuk membuat perpustkaan.
bayangkan ada 6000 paket x 40.000 = 240.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Juta rupiah). dengan uang sebanyak itu, dapat dibangun 5 perpustakaan sederhana di lima wilayah kota jakarta, kan. masing-masing wilayah mendapatkan jatah 48 juta rupiah.
lumayan, walaupun tidak dapat dikatakan banyak. akan tetapi, minimal dengan perpustakaan mini, masyarakat yang membutuhkan dapat membaca. dengan membaca,warga akan bertambah pintar. dengan bertambah pintar, perlahan-lahan, kemiskinan akan berkurang, lama-lama tidak ada lagi yang mau mengantri hanya untuk Rp. 40.000
Semoga
hanya demi Rp. 40.000 banyak warga yang rela mengantri. mungkin buat sebagian orang Rp. 40.000 itu kecil, tetapi, buat sebagian lagi uang dengan jumlah segitu terasa banyak. rencananya ada 6000 paket sembako dan "angpao" yang akan dibagikan. entah kenapa, salah siapa, tapi yang pasti ada yang terluka karena hal tersebut.
saya pribadi, bukan mempermasalahkan besar atau kecilnya rupiah yang akan diberikan. akan tetapi, bukankah lebih baik, daripada memberikan uang yang hanya habis dipakai untuk ke tukang pijat tersebut (kesaksian salah seorang yang mendapatkan dan dipakai untuk memijat karena terinjak-injak) lebih baik dipakai untuk membuat perpustkaan.
bayangkan ada 6000 paket x 40.000 = 240.000.000 (Dua Ratus Empat Puluh Juta rupiah). dengan uang sebanyak itu, dapat dibangun 5 perpustakaan sederhana di lima wilayah kota jakarta, kan. masing-masing wilayah mendapatkan jatah 48 juta rupiah.
lumayan, walaupun tidak dapat dikatakan banyak. akan tetapi, minimal dengan perpustakaan mini, masyarakat yang membutuhkan dapat membaca. dengan membaca,warga akan bertambah pintar. dengan bertambah pintar, perlahan-lahan, kemiskinan akan berkurang, lama-lama tidak ada lagi yang mau mengantri hanya untuk Rp. 40.000
Semoga
Kamis, 09 September 2010
Manfaat budaya Jawa untuk kesehatan
budaya Jawa selalu diidentikan dengan kesan kuno. sebenarnya tidak hanya budaya Jawa, hampir semua budaya terkadang dianggap kuno oleh sebagian generasi muda Indonesia. bahkan sebagian besar sudah membuang budaya Jawa tersebut. Dibuang karena dianggap ketinggalan zaman dan tidak lagi diperlukan, apalagi dalam bersosialisasi, dapat dianggap "tidak gaul" dan akhirnya dikeluarkan atau diasingkan oleh komunitasnya.
Sayangnya, budaya yang dianggap sudah kuno tersebut (dalam hal ini budaya Jawa), ternyata memiliki manfaat yang luar biasa. misalnya, tari Gambyong yang terkesan lama dan membosankan merupakan salah satu tarian yang dapat membantu seseorang untuk tidak terkena stroke. lalu, tulisan jawa "Hanacaraka" pun memiliki pola artistik yang tinggi dan dapat membantu mengenali gangguan stroke pula...
budaya yang adiluhung tersebut, mulai ditinggalkan. dianggap kuno dan tidak sesuai dengan zaman sekarang. pertanyaannya, apakah memang benar demikian, atau tanpa disadari ini adalah cara untuk menggeser secara perlahan budaya kita yang katanya kuno tetapi memiliki manfaat tinggi untuk kehidupan?
Sayangnya, budaya yang dianggap sudah kuno tersebut (dalam hal ini budaya Jawa), ternyata memiliki manfaat yang luar biasa. misalnya, tari Gambyong yang terkesan lama dan membosankan merupakan salah satu tarian yang dapat membantu seseorang untuk tidak terkena stroke. lalu, tulisan jawa "Hanacaraka" pun memiliki pola artistik yang tinggi dan dapat membantu mengenali gangguan stroke pula...
budaya yang adiluhung tersebut, mulai ditinggalkan. dianggap kuno dan tidak sesuai dengan zaman sekarang. pertanyaannya, apakah memang benar demikian, atau tanpa disadari ini adalah cara untuk menggeser secara perlahan budaya kita yang katanya kuno tetapi memiliki manfaat tinggi untuk kehidupan?
Senin, 06 September 2010
Tragedi Bintan
Insiden di Bintan mengenai batas negara, membuat hubungan dua negara menjadi menegang. kelihatannya sering kali terjadi dan rasanya seringkali dilupakan begitu saja. cerita penangkapan nelayan Malaysia berbalas dengan penahanan 3 petugas Indonesia.
Pihak Indonesia mengatakan permasalahan yang terjadi karena nelayan Malaysia memasuki perairan Indonesia, sehingga ditangkap. versi Malaysia, petugas Indonesia memeras nelayan mereka sehingga petugas kita ditangkap petugas Diraja Malaysia.
Pertanyaanya, kenapa petugas Indonesia mau memeras (katakanlah itu sudah menjadi sesuatu hal lumrah..memeras kok lumrah??) nelayan Malaysia? tidak mungkin petugas mau melakukan hal tersebut tanpa ada pelanggaran. lalu kenapa mau diperas kalau tidak melanggar? analogikan saja dengan kondisi di jalan raya. kalau kita tidak salah maka bila polisi mau menilang kita, tentunya kita akan melawan, kan. berbeda kalau memang kita melanggar, tentunya kita berupaya untuk tidak di tilang, dengan berbagai macam cara, ya, salah satunya, menyuap (padahal dilaranng, tapi ini efektif daripada ke pengadilan.. buang waktu dan tetap keluar uang).
Nah, kalau nelayan2 Malaysia tidak mencuri atau melanggar batas, kenapa mau diperas? ataukah mereka biasa memberikan "sesuatu" kepada petugas sehingga mereka dapat mengambil yang bukan hak mereka? terdengar konyol kalau ada yang mau diperas bila tidak bersalah. lagipula bukan satu atau dua, tetapi banyak kata mereka.. aneh..
Ya, memang biasanya maling teriak maling...
Pihak Indonesia mengatakan permasalahan yang terjadi karena nelayan Malaysia memasuki perairan Indonesia, sehingga ditangkap. versi Malaysia, petugas Indonesia memeras nelayan mereka sehingga petugas kita ditangkap petugas Diraja Malaysia.
Pertanyaanya, kenapa petugas Indonesia mau memeras (katakanlah itu sudah menjadi sesuatu hal lumrah..memeras kok lumrah??) nelayan Malaysia? tidak mungkin petugas mau melakukan hal tersebut tanpa ada pelanggaran. lalu kenapa mau diperas kalau tidak melanggar? analogikan saja dengan kondisi di jalan raya. kalau kita tidak salah maka bila polisi mau menilang kita, tentunya kita akan melawan, kan. berbeda kalau memang kita melanggar, tentunya kita berupaya untuk tidak di tilang, dengan berbagai macam cara, ya, salah satunya, menyuap (padahal dilaranng, tapi ini efektif daripada ke pengadilan.. buang waktu dan tetap keluar uang).
Nah, kalau nelayan2 Malaysia tidak mencuri atau melanggar batas, kenapa mau diperas? ataukah mereka biasa memberikan "sesuatu" kepada petugas sehingga mereka dapat mengambil yang bukan hak mereka? terdengar konyol kalau ada yang mau diperas bila tidak bersalah. lagipula bukan satu atau dua, tetapi banyak kata mereka.. aneh..
Ya, memang biasanya maling teriak maling...
Langganan:
Postingan (Atom)